Makan Malam Terlalu Larut Ternyata Mengganggu Kerja Hormon Insulin dalam Tubuh

 


Kebiasaan makan larut malam terbukti dapat memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis karena tubuh manusia mengalami penurunan sensitivitas terhadap insulin saat hari mulai gelap. Melansir Eating Well (28/4/2026), mengungkapkan bahwa proses metabolisme glukosa menjadi jauh lebih lambat di malam hari dibandingkan saat siang hari. Kondisi ini terjadi akibat interaksi antara hormon tidur melatonin yang secara alami menghambat kerja pankreas dalam memproduksi insulin untuk mengolah asupan makanan. Para ahli gizi memperingatkan bahwa mengonsumsi camilan tinggi karbohidrat menjelang waktu istirahat memaksa organ pencernaan bekerja di luar ritme biologisnya sehingga berisiko mengganggu stabilitas gula darah dalam jangka panjang.

Penurunan respons sel tubuh pada malam hari Proses pengolahan energi dalam tubuh berubah secara signifikan ketika matahari terbenam dan tubuh mulai bersiap untuk beristirahat.

Saat Anda mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan memecahnya menjadi glukosa yang kemudian diantar oleh hormon insulin menuju sel-sel untuk digunakan sebagai bahan bakar. "Ketika kita ngemil larut malam, terutama pilihan yang tinggi karbohidrat olahan, terjadi lonjakan cepat dan penurunan drastis kadar gula darah," ujar ahli diet Christina Manian. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tubuh dalam melepaskan insulin dan toleransi glukosa menurun seiring berjalannya hari menuju malam. Hal ini menyebabkan camilan yang sama jika dimakan pada siang hari tidak memberikan dampak buruk, namun bisa memicu lonjakan gula darah yang berbahaya jika dikonsumsi sebelum tidur.

Produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur ternyata memberikan pengaruh langsung terhadap kemampuan tubuh mengolah gula. Peningkatan kadar melatonin di malam hari dapat menurunkan sekresi insulin atau membuat tubuh menjadi kurang sensitif terhadap hormon pengatur gula darah tersebut. Data penelitian menunjukkan kadar melatonin bisa meningkat hingga 3,5 kali lipat lebih tinggi jika seseorang makan sesaat sebelum tidur dibandingkan dengan makan di awal malam. Kondisi tersebut menyebabkan kelompok orang yang makan larut malam memiliki kadar insulin yang lebih rendah namun kadar gula darah yang justru melonjak tinggi. Efek ini ditemukan sangat kuat pada hampir separuh populasi yang memiliki varian genetik tertentu yang berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2.

Kekacauan jam biologis organ pencernaan Makan di malam hari memaksa sistem pencernaan untuk bekerja aktif di saat jam biologis tubuh atau ritme sirkadian memerintahkannya untuk beristirahat. Organ pencernaan yang menerima asupan nutrisi saat malam hari akan mengalami konflik sinyal dengan jam pusat di otak yang sedang mempersiapkan fase pemulihan. Sebuah studi terkendali selama 14 hari menemukan bahwa orang yang makan pada jam malam menunjukkan gejala intoleransi glukosa yang terukur secara nyata. Sementara itu, orang yang tetap menjaga jadwal makan hanya pada siang hari mampu mempertahankan kontrol gula darah yang stabil meskipun jadwal tidurnya terganggu. Ketidakteraturan ini jika dilakukan terus-menerus dapat merusak sistem metabolisme karena tubuh kehilangan waktu istirahat yang seharusnya digunakan untuk regenerasi sel.

Cara aman mengatur camilan malam Pakar gizi memberikan beberapa panduan praktis bagi Anda yang tetap membutuhkan asupan makanan sebelum tidur agar tetap aman bagi kadar gula darah. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diterapkan untuk meminimalkan lonjakan glukosa di malam hari: Menambahkan sumber protein seperti yogurt atau telur rebus untuk memperlambat proses pencernaan karbohidrat dalam tubuh. Memilih jenis karbohidrat kompleks seperti gandum utuh atau buah-buahan yang meningkatkan gula darah secara perlahan dan bertahap. Mengombinasikan makanan dengan lemak sehat seperti alpukat atau kacang-kacangan guna meredam respon glukosa yang berlebihan. Menjaga porsi makanan agar tetap ringan dan tidak berubah menjadi porsi makan besar yang membebani kerja lambung. Memberikan jeda waktu setidaknya beberapa jam antara waktu makan terakhir dengan waktu tidur untuk mendukung regulasi gula darah yang lebih baik.

"Pilihan kecil yang dilakukan secara sadar di malam hari dapat sangat membantu dalam mendukung kesehatan metabolisme Anda," ungkap pakar gizi Jill McNutt.


SUMBERhttps://health.kompas.com/read/26E01180000468/makan-malam-terlalu-larut-ternyata-mengganggu-kerja-hormon-insulin-dalam-tubuh

Makan Malam Terlalu Larut Ternyata Mengganggu Kerja Hormon Insulin dalam Tubuh Makan Malam Terlalu Larut Ternyata Mengganggu Kerja Hormon Insulin dalam Tubuh Reviewed by wongpasar grosir on 08.34 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.