7 Hal yang Harus Dihindari saat Listrik Padam, Bisa Bahaya

 


Pemadaman listrik kerap terjadi, terutama saat cuaca ekstrem seperti hujan lebat atau badai. Saat listrik padam, hal terpenting yang harus disadari adalah tetap tenang. Selain mengetahui apa yang perlu dilakukan, pemilik rumah juga perlu memahami hal-hal yang justru tidak boleh dilakukan agar terhindar dari risiko kecelakaan, kebakaran, atau kerusakan peralatan elektronik.

Menyalakan genset portabel di dalam ruangan Genset memang dapat menjadi solusi darurat untuk menjaga peralatan penting tetap menyala. Namun, penggunaannya harus sangat hati-hati. Genset portabel tidak boleh dijalankan di dalam rumah, garasi, ruang bawah tanah, atau area tertutup lainnya. Gas buang dari genset berpotensi mengandung karbon monoksida yang berbahaya dan dapat menyebabkan keracunan. Para ahli menyarankan agar genset ditempatkan setidaknya enam meter dari rumah, dengan arah pembuangan gas menjauh dari pintu dan jendela. Detektor karbon monoksida bertenaga baterai juga disarankan sebagai langkah pengamanan tambahan.

Membiarkan peralatan elektronik tetap menyala Saat listrik padam, sebaiknya segera matikan lampu, televisi, dan peralatan elektronik lainnya. Kebiasaan ini penting untuk mencegah lonjakan arus listrik ketika aliran listrik kembali normal. Lonjakan arus dapat merusak perangkat elektronik dan membebani sistem kelistrikan rumah. Sering membuka kulkas dan freezer Kulkas dan freezer sebaiknya tidak sering dibuka selama pemadaman listrik. Setiap kali pintu dibuka, udara dingin akan keluar dan suhu di dalam meningkat, sehingga makanan lebih cepat rusak. Jika memungkinkan, siapkan cooler box dengan es batu untuk menyimpan makanan atau obat-obatan penting.

Menyusun bahan makanan esensial di bagian depan kulkas juga dapat meminimalkan waktu pintu terbuka.

Membiarkan lilin menyala tanpa pengawasan

Lilin sering menjadi pilihan saat listrik padam, namun penggunaannya memiliki risiko kebakaran yang tinggi.

Lilin tidak boleh diletakkan di dekat benda mudah terbakar seperti tirai, kertas, atau sofa, terutama di rumah dengan anak-anak dan hewan peliharaan.

Sebagai alternatif yang lebih aman, gunakan senter LED atau lampu darurat bertenaga baterai yang lebih tahan lama dan minim risiko.

Mencolokkan perangkat ke stopkontak Perangkat elektronik sebaiknya tidak dicolokkan ke stopkontak selama listrik padam.

Saat listrik kembali menyala, lonjakan arus bisa terjadi dan berpotensi merusak perangkat atau bahkan memicu kebakaran listrik. Penggunaan pelindung lonjakan arus atau sistem proteksi listrik untuk seluruh rumah dapat membantu mengurangi risiko tersebut. Menggunakan oven atau kompor untuk menghangatkan rumah Menggunakan oven atau kompor sebagai sumber panas saat listrik padam merupakan tindakan berbahaya. Oven gas dapat menghasilkan karbon monoksida, sedangkan oven listrik maupun gas tidak dirancang untuk pemanasan jangka panjang.

Untuk menjaga tubuh tetap hangat, disarankan mengenakan pakaian berlapis, menggunakan selimut, dan berkumpul di satu ruangan yang aman.

Menunda mengisi daya perangkat elektronik Jika prakiraan cuaca menunjukkan potensi gangguan listrik, sebaiknya segera mengisi daya ponsel, power bank, dan perangkat penting lainnya. Menunda pengisian daya dapat menyulitkan komunikasi saat listrik padam berlangsung lebih lama dari perkiraan.


SUMBERhttps://www.kompas.com/homey/read/2026/01/17/080000076/7-hal-yang-harus-dihindari-saat-listrik-padam-bisa-bahaya?page=2

7 Hal yang Harus Dihindari saat Listrik Padam, Bisa Bahaya 7 Hal yang Harus Dihindari saat Listrik Padam, Bisa Bahaya Reviewed by wongpasar grosir on 08.44 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.