Pemain Pertanyakan Kompetisi Sepak Bola Putri

 


Surabaya – Pembentukan timnas Indonesia putri meski tanpa adanya Liga 1 sepak bola putri menimbulkan tanda tanya besar bagi para pemain liga profesional putri. Mereka mulai mempertanyakan langkah dan nasib mereka di bawah federasi tanpa adanya liga yang bergulir, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Armita Dwi Oktaviani, pemain Persis Solo, merasa prihatin dengan situasi ini. Sejak tragedi Kanjuruhan, kompetisi tidak lagi bergulir, sehingga para pemain kehilangan wadah untuk berlatih menjaga stamina, fisik, dan performa. “Kami sering mempertanyakan nasib para pesepak bola putri. Satu-satunya cara untuk melangkah ke timnas adalah melalui kompetisi liga atau Piala Pertiwi,” ujarnya.

Dalam situasi ini, banyak pemain sepak bola putri yang tidak lagi terikat dengan tim memilih bermain di turnamen antar kampung (tarkam) untuk menjaga kondisi dan kualitas performa mereka. Selain itu, beberapa pemain juga beralih ke futsal karena kompetisinya masih berlangsung hingga saat ini.

Daeng Rosma Dwi, pemain PSM Makassar, juga menyayangkan keputusan federasi yang tidak tegas. “Pesepak bola muda terus bertambah dari akademi dan SSB, namun tanpa jenjang kompetisi yang jelas, tujuan mereka menuju liga menjadi tidak pasti,” katanya.

Rosma menambahkan bahwa federasi seharusnya lebih memperhatikan perkembangan sepak bola putri agar timnas Indonesia putri tidak dipandang sebelah mata. Banyak pemain putri yang memiliki potensi besar, namun kurang mendapat perhatian yang layak.

Fara Nindya, pemain Persebaya Surabaya, berharap federasi mengubah keputusannya terkait rencana liga 1 sepak bola putri yang akan bergulir pada 2026. “Sepak bola putri berbeda dengan putra. Banyak faktor yang harus diperhatikan, salah satunya adalah usia. Semakin bertambah usia atlet, fisik dan performa mereka jelas berubah dan menurun,” tuturnya.

Fara menekankan bahwa penundaan liga hingga 2026 bisa berdampak negatif pada perkembangan karir para pemain putri. Oleh karena itu, dia berharap federasi segera mengambil langkah konkret untuk mendukung dan memperbaiki kondisi sepak bola putri di Indonesia. [way/kun]




Pemain Pertanyakan Kompetisi Sepak Bola Putri Pemain Pertanyakan Kompetisi Sepak Bola Putri Reviewed by WONGPASAR GROSIR MALANG on 14.04 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.