SURYAMALANG.COM, BLITAR - Kawanan monyet sering menjarah aneka makanan warga Dusun Prambutan, Desa Kawedusan Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pada akhir musim kemarau 2023 ini.
Mereka kesulitan cari makanan di habitatnya, Gunung Pegat, yang puncaknya hanya setinggi 300-an meter.
Penyebabnya, selama musim kemarau ini banyak pepohonan di bukit itu yang mengering sehingga tidak dapat dijadikan sumber pangan bagi monyet.
Lataran kelaparan, mereka lalu turun gunung dan masuk rumah-rumah penduduk untuk menjarah telur dan aneka buah-buahan.
Salah satu warga, Suparman (80), mengatakan, puluhan ekor monyet turun ke permukiman penduduk sejak sepekan ini.
KUNJUNGI JUGA :
- Panci listrik serbaguna Elektrik Cooker Multifungsi Panci Kukus Elektrik
- Free Dus Packaging Pet Opeadia 17 Inch Big Tas Kucing Astrounot Travel Bag Nyaman dan Cat
- PREMIUM Timbangan Digital 10kg Premium Kitchen Scale High Quality seharga Rp55.000 - Rp67.000
- BEDCOVER LADY ROSE 180 X 200 {sprei rumbai} seharga Rp395.000.
Puluhan ekor monyet mengambil telur dan buah-buahan milik warga. Tak hanya itu, monyet juga merusak atap rumah warga.
"Telur ayam di kandang diambil, buah durian, buah alpukat, pisang juga diambil. Asbes atap rumah saya juga ada yang rusak diinjak-injak monyet," kata Suparman, Senin (27/11/2023).
Rumah Suparman berada persis di bawah Gunung Pegat. Biasanya, kawanan monyet turun ke permukiman warga tiap pagi dan sore.
Kawanan monyet sampai masuk ke teras rumah warga. Warga merasa terganggu dengan munculnya puluhan monyet di permukiman penduduk.
"Warga resah karena ketika turun, jumlah monyetnya tidak sedikit, ada kalau 50 ekor," ujarnya.
Warga lain, Endang Astuti (54) mengatakan, tiap musim kemarau, puluhan ekor monyet selalu turun ke permukiman penduduk untuk mencari makanan.
Sebab, saat musim kemarau, pepohonan di atas Gunung Pegat yang menjadi sumber makanan monyet banyak yang kering.
"Karena di atas (Gunung Pegat) sudah tidak ada makanan, makanya monyetnya turun ke permukiman warga," katanya.
Dikatakannya, dulu, warga sempat menanam pohon buah-buahan di atas Gunung Pegat. Namun, tetap saja ketika musim kemarau, puluhan monyet turun ke permukiman penduduk.
"Karena resah, kemarin warga sempat melapor ke anggota Polsek Ponggok terkait banyaknya monyet di permukiman warga," ujarnya.
Tidak ada komentar: