Kurangi Ketergantungan Impor Gas, Pemerintah Bakal Bagikan Kompor Listrik Gratis mulai 2027

 


Pemerintah berencana bakal membagikan kompor listrik atau induksi gratis mulai tahun 2027. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno memastikan program konversi ke kompor listrik akan bergulir tahun depan. Program tersebut bertujuan untuk menekan ketergantungan pada impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji 3 kilogram.

Eddy menilai, alokasi dana untuk program kompor listrik gratis sudah masuk dalam pembahasan anggaran tahun depan.

Adapun langkah konversi itu dinilai jauh lebih efisien dan ekonomis dibandingkan beban subsidi serta impor gas nasional. "Rumah tangga hari ini masih masak menggunakan LPG, kita ganti dengan kompor listrik, kompor induksi,” kata dia dikutip dari Kontan, Rabu (22/7/2026). “Di dalam pembahasan kita dengan Kementerian ESDM, untuk anggaran 2027 sudah ada anggaran khusus untuk pemberian kompor-kompor induksi kepada rumah tangga. Diberikan gratis," sambungnya.

Fasilitas dan alat yang diperoleh Eddy menyampaikan, fasilitas cuma-cuma tersebut disiapkan lengkap hingga tahap instalasi jaringan daya di rumah penerima manfaat. Skema pembagian ini dirancang sedemikian rupa agar masyarakat dapat langsung menggunakannya secara praktis tanpa merogoh kocek. Selain instalasi dan kompor, Eddy juga menyebut bahwa nantinya masyarakat akan memperoleh alat masak listrik gratis. “(Modelnya) ada yang satu rata, yang satu semi bulat, dan diberikan pemasangan listriknya gratis,” ungkap dia. “Nah itu kita hitung masih jauh lebih murah daripada kita impor LPG 3 kg," imbuhnya.

Bertujuan untuk serap industri dalam negeri Lebih jauh, Eddy memaparkan bahwa konversi energi ke listrik itu juga diarahkan untuk menyerap industri dalam negeri agar tercipta lapangan kerja baru di sektor energi hijau. "Kita juga jangan lupa, jangan sampai transisi energi kita melupakan industri dalam negeri. Pesta transisi energi kita itu bernilai 190 miliar dollar AS, yang harus menikmati adalah industri dalam negeri,” tutur dia.

“Harus ada green industries yang tumbuh, harus ada green jobs yang dihasilkan,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar nantinya ketika transisi energi tidak melakukan importasi. Jika impor, maka tidak bisa membangun industri dan manufaktur dalam negeri.

Rencana anggaran kompor listrik Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Senin (15/6/2026) mengatakan, pemerintah tengah merancang kompor listrik khusus untuk klasifikasi daya rumah tangga di bawah 900 Volt Ampere (VA). Dilansir dari KompasTV, Selasa (21/7/2026), pihaknya telah mengajukan alokasi anggaran sebesar Rp 815,56 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Anggaran sebesar itu bertujuan untuk mengeksekusi program konversi energi ke listrik secara terukur.

Wacana migrasi penggunaan kompor elpiji ke listrik sejatinya bukan hal baru dalam konstelasi kebijakan energi nasional. Program serupa pernah digulirkan pada era kepresidenan Joko Widodo (Jokowi). Namun begitu, pada September 2022, PT PLN menghentikan program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram tersebut. Program itu dihentikan guna menjaga kestabilan daya beli dan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.


SPREI AKIKO 120 BOSTON

SUMBERhttps://www.kompas.com/tren/read/2026/07/24/180000565/kurangi-ketergantungan-impor-gas-pemerintah-bakal-bagikan-kompor-listrik?page=2


Kurangi Ketergantungan Impor Gas, Pemerintah Bakal Bagikan Kompor Listrik Gratis mulai 2027 Kurangi Ketergantungan Impor Gas, Pemerintah Bakal Bagikan Kompor Listrik Gratis mulai 2027 Reviewed by wongpasar grosir on 08.44 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.