Aiptu N yang Siram Istri Siri Pakai Air Keras Positif Narkoba, Polisi Dalami Asal Sabu

 


Aiptu N, anggota Polres Tegal Kota yang menjadi tersangka dugaan kekerasan terhadap istri sirinya, dipastikan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.  Temuan tersebut terungkap setelah serangkaian pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Tengah. Hasil pemeriksaan itu sekaligus memperkuat pengakuan M (30), istri siri Aiptu N, yang sebelumnya mengaku dipaksa meracik sekaligus mengonsumsi sabu oleh pelaku selama menjalin hubungan. Sementara itu, Polda Jawa Tengah masih berkoordinasi dengan Bareskrim Polri yang menangani kasus dugaan KDRT yang menjerat Aiptu N.

"Hasil tes urine mengandung narkoba sabu," ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, dilansir dari TribunJateng, Selasa (7/7/2026). Menurut Artanto, penyidik juga masih menelusuri asal-usul narkoba yang dikonsumsi Aiptu N.

Aiptu N Diduga Aniaya Istri Siri sejak 2023 Kasus yang menjerat Aiptu N berawal dari hubungannya dengan M (30), perempuan asal Cirebon, Jawa Barat, yang menjadi istri sirinya sejak pertengahan 2023. Selama dua tahun, korban diduga mengalami penyekapan, dipaksa mengonsumsi narkoba, hingga dipaksa melayani perilaku seks menyimpang. Korban juga diduga disiram air keras pada September 2023 yang menyebabkan luka bakar. Saat itu, pelaku berusaha menutupi penyiraman air keras dengan mengaku korban mengalami kecelakaan saat memasak di dapur.

Kuasa hukum korban dari tim Hotman 911, Raden Reza, mengatakan bahwa kebohongan itu disampaikan ketika pelaku membawa korban ke rumah sakit. "Pelaku berbohong bilangnya kena tabung gas untuk menyembunyikan aksi penyiraman air keras," ujar Raden. Menurut Reza, korban selama ini memilih diam karena terus mendapat intimidasi berupa ancaman penyebaran rekaman CCTV bermuatan asusila. Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah informasi sampai kepada keluarga korban dan tim Hotman 911 yang kemudian memberikan pendampingan hukum.

Dokter Luruskan Kondisi Luka Korban M (30) hingga kini masih menjalani perawatan di RSD Gunung Jati Cirebon akibat luka bakar yang dideritanya.

Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSD Gunung Jati Cirebon, dr Beni Ciptawan, membantah kabar yang menyebut terdapat belatung pada luka korban. "Memang benar keluar cairan, tapi kalau ulat itu tidak. Keluar cairan itu juga memang respons tubuh. Jika tubuh terluka, memang akan mengeluarkan cairan dan itu normal adanya," jelas Beni. Ia menjelaskan korban telah lebih dahulu menjalani perawatan di rumah sakit lain sehingga tim medis di RSD Gunung Jati Cirebon tidak dapat memastikan penyebab awal luka yang kini terlihat.

Proses Etik dan Pidana Berjalan Sebelumnya, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah menahan Aiptu N atas laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan. Artanto mengatakan, proses etik dan disiplin terhadap Aiptu N dikawal oleh Bidang Propam Polda Jawa Tengah, sedangkan penanganan pidananya berlangsung di Bareskrim Polri.

Artanto menegaskan, pihaknya akan menindak tegas setiap anggota yang terbukti melakukan tindak pidana maupun pelanggaran kode etik. "Terhadap siapapun anggota Polri yang melakukan tindak pidana maupun pelanggaran Kode Etik Profesi Polri maka akan diproses tegas sesuai ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku tanpa pandang bulu," tandas Artanto dikutip dari Antara Jateng, Jumat (3/7/2026).



SUMBERhttps://regional.kompas.com/read/2026/07/08/075825478/aiptu-n-yang-siram-istri-siri-pakai-air-keras-positif-narkoba-polisi-dalami?page=2

Aiptu N yang Siram Istri Siri Pakai Air Keras Positif Narkoba, Polisi Dalami Asal Sabu Aiptu N yang Siram Istri Siri Pakai Air Keras Positif Narkoba, Polisi Dalami Asal Sabu Reviewed by wongpasar grosir on 08.53 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.