Tiga tahun menghilang dari keluarga, YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Korban diduga disekap dan dianiaya oleh kekasihnya, pria berinisial TH (30), hingga mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh. Kondisi YTR membuat keluarga terpukul saat pertama kali melihatnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Wajah korban disebut berubah drastis, kedua matanya tidak lagi berfungsi, dan bagian kepalanya harus dioperasi akibat luka infeksi. Kondisi Perempuan Bandung Usai 3 Tahun Disekap Pacar Adik korban, Syahrul Ulum (26), mengatakan keluarga tidak pernah membayangkan akan menemukan YTR dalam kondisi seburuk itu.
Selama tiga tahun terakhir, keluarga hanya mengetahui korban bekerja di Jakarta setelah sebelumnya sulit dihubungi.
Namun, kabar tersebut belakangan diduga hanya menjadi cara untuk menutupi keberadaan korban yang diduga disekap dan dianiaya. Syahrul menyebut, kondisi fisik kakaknya sangat memprihatinkan ketika keluarga mendatangi rumah sakit. "Pas di rumah sakit, kondisi Teteh mukanya sudah hancur. Kedua mata, yang mata sebelah kanannya sudah infeksi, yang sebelah kirinya sudah mengecil. Terus bibir bagian atasnya sudah tidak ada. Terus kaki sebelah sininya bekas bacokan," ujar Syahrul saat ditemui di kediamannya, Kamis (18/6/2026).
Luka-luka tersebut membuat keluarga menduga korban mengalami kekerasan berulang dalam waktu lama. Dokter juga disebut mencurigai adanya luka lama pada tubuh korban ketika YTR tiba di rumah sakit. Wajah Hancur dan Kedua Mata Tak Bisa Melihat Syahrul mengatakan, kedua mata YTR kini sudah tidak dapat melihat.
Menurut dia, luka pada wajah dan mulut korban bukan luka baru. Kondisi itu membuat keluarga menduga penganiayaan berlangsung lama dan berulang. "Kayaknya sudah dalam kondisi tertekan, terus kakak juga sudah buta mungkin matanya, sudah enggak bisa melihat. Dua-duanya tidak bisa melihat. Dan luka yang di mulut itu luka lama, bukan luka baru," ujar dia
Selain mengalami gangguan penglihatan, korban juga disebut memiliki sejumlah bekas kekerasan di tubuhnya. Syahrul mengatakan, YTR sempat menyampaikan kepada ayahnya bahwa ia pernah mengalami penganiayaan menggunakan benda tumpul maupun senjata tajam. "Bilangnya ke Bapak, pernah dibacok. Kepala suka dipukuli pakai helm. Wajahnya juga digituin, jadi pernah pakai senjata tajam juga tangan kosong. Di kulitnya ada bekas rokok tapi sudah kering, di kepala juga ada bekas sayatan," kata Syahrul dengan suara bergetar.
Korban Harus Operasi Kepala YTR saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung. Tim medis telah melakukan operasi pada bagian kepala korban untuk membersihkan luka infeksi. Syahrul mengatakan, kondisi korban mulai sedikit membaik setelah menjalani tindakan medis.
"Alhamdulillah sudah menjalani operasi bagian kepala, sudah dibersihkan. Kan asalnya bagian kepalanya itu banyak nanah, seperti perempuan yang pakai bando melingkar di sini. Sekarang wajahnya sudah agak bersih, sudah bisa diajak komunikasi walau bicaranya belum jelas," ucap dia.
Tidak ada komentar: