7 Penyebab Umum Sakit Tenggorokan, dari Flu hingga Asam Lambung

 


Sakit tenggorokan merupakan keluhan umum yang sering dialami banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa.  Meski kerap dianggap sepele, kondisi ini sebenarnya bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu yang tidak boleh diabaikan, terutama jika berlangsung terus-menerus. Menurut dokter spesialis THT Lyndsay Leigh Madden, sakit tenggorokan atau faringitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut ini beberapa penyebab sakit tenggorokan yang paling sering terjadi.

7 Penyebab umum sakit tenggorokan 1. Infeksi virus Sebagian besar kasus sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus, seperti flu, pilek, atau Covid-19. Virus ini menyerang saluran pernapasan dan menyebabkan peradangan pada tenggorokan.

“Infeksi virus biasanya menjadi penyebab paling umum, tetapi infeksi bakteri dan faktor lain juga bisa memicu kondisi ini,” ujarnya, seperti dikutip Everyday Health, Rabu (8/4/2026).

Gejala yang muncul biasanya tidak hanya nyeri saat menelan, tetapi juga disertai hidung tersumbat, batuk, demam, hingga tubuh terasa lemas.  Dalam banyak kasus, infeksi virus akan membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, penting untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh. Jika gejala semakin parah atau tidak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. 2. Infeksi bakteri seperti radang tenggorokan (strep throat) Selain virus, bakteri juga bisa menjadi penyebab sakit tenggorokan, salah satunya adalah infeksi Streptococcus atau yang dikenal sebagai strep throat. Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri hebat, tenggorokan merah, demam tinggi, serta munculnya bercak putih pada amandel.  Berbeda dengan infeksi virus, infeksi bakteri memerlukan penanganan medis seperti antibiotik. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi bakteri dapat memicu komplikasi yang lebih serius.

3. Radang amandel (tonsilitis)  Tonsilitis terjadi ketika amandel mengalami peradangan, biasanya akibat infeksi virus atau bakteri. Kondisi ini menyebabkan tenggorokan terasa sangat sakit, terutama saat menelan. Gejala lain yang sering muncul antara lain pembengkakan amandel, bau mulut, demam, dan kelenjar getah bening di leher yang membesar. Tonsilitis yang berulang atau parah bisa memerlukan penanganan khusus, termasuk kemungkinan tindakan medis lebih lanjut. 4. Asam lambung naik (GERD) Sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh gangguan pencernaan, seperti gastroesophageal reflux disease (GERD). Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi tenggorokan. Menurut dokter THT Ghassan Samara, kondisi ini dapat menyebabkan sakit tenggorokan kronis. “GERD dapat menyebabkan sakit tenggorokan kronis karena iritasi dari asam lambung yang naik ke kerongkongan,” jelasnya. Biasanya, gejala disertai rasa panas di dada (heartburn), suara serak, atau batuk kering. 5. Alergi dan iritasi lingkungan Paparan alergen seperti debu, serbuk sari, atau bulu hewan juga bisa menyebabkan sakit tenggorokan. Reaksi alergi ini sering disertai gejala lain seperti bersin, hidung berair, dan mata gatal. Selain itu, polusi udara dan udara kering juga dapat mengiritasi tenggorokan, terutama jika terpapar dalam waktu lama. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal jika terus berulang bisa mengganggu kualitas hidup sehari-hari. 6. Kebiasaan merokok dan paparan asap rokok Merokok merupakan salah satu penyebab utama iritasi tenggorokan. Zat kimia dalam rokok dapat merusak jaringan tenggorokan dan menyebabkan peradangan.

Tidak hanya perokok aktif, perokok pasif juga berisiko mengalami sakit tenggorokan akibat paparan asap rokok. Jika kebiasaan ini tidak dihentikan, iritasi dapat berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius. 7. Infeksi jamur dan kondisi medis tertentu Dalam beberapa kasus, sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur seperti kandidiasis, terutama pada orang dengan sistem imun lemah. Selain itu, kondisi yang lebih jarang seperti penyakit menular seksual, benjolan di tenggorokan, atau gangguan otot juga dapat memicu nyeri tenggorokan. Meski jarang terjadi, penyebab ini tetap perlu diwaspadai, terutama jika sakit tenggorokan berlangsung lama dan tidak membaik. Kapan harus waspada? Sakit tenggorokan yang berlangsung lebih dari beberapa hari, terasa semakin parah, atau disertai gejala lain seperti demam tinggi dan kesulitan menelan sebaiknya tidak diabaikan.

“Jangan abaikan nyeri yang berlangsung terus-menerus karena bisa menjadi tanda masalah serius,” kata Madden. Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi lebih lanjut.


SUMBERhttps://health.kompas.com/read/26D10080100768/7-penyebab-umum-sakit-tenggorokan-dari-flu-hingga-asam-lambung

7 Penyebab Umum Sakit Tenggorokan, dari Flu hingga Asam Lambung 7 Penyebab Umum Sakit Tenggorokan, dari Flu hingga Asam Lambung Reviewed by wongpasar grosir on 08.17 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.