Tanda Stres pada Penampilan, Muncul Jerawat hingga Mata Sembab

 


Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa berbagai perubahan pada kulit, seperti jerawat mendadak, mata sembab, hingga kulit terasa lebih sensitif, dapat menjadi tanda tubuh sedang mengalami tekanan psikologis. Para dokter kulit mengatakan bahwa tubuh memiliki mekanisme biologis yang langsung bereaksi terhadap stres. Respons tersebut dapat memicu perubahan hormon dan peradangan yang akhirnya memengaruhi kondisi kulit. Dokter kulit Dr. Hallie McDonald menjelaskan, ketika seseorang mengalami stres kronis, tubuh akan mengaktifkan sistem respons stres internal. “Ketika kita berada dalam stres kronis, tubuh mengaktifkan sumbu hipotalamus–pituitari–adrenal, yaitu sistem respons stres internal yang memicu pelepasan hormon kortisol serta berbagai neurotransmiter,” ujar McDonald, seperti dikutip HuffPost, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, pelepasan zat-zat tersebut dapat memicu berbagai efek pada kulit.

“Zat mediator stres ini dapat meningkatkan peradangan dan rasa gatal, merusak pelindung kulit serta proses penyembuhan luka, bahkan menekan kekebalan lokal pada kulit,” jelasnya. 7 Tanda stress yang terlihat pada penampilan 1. Jerawat yang tiba-tiba muncul atau semakin parah Ketika tubuh mengalami stres, kadar hormon kortisol meningkat. Hormon ini dapat merangsang kelenjar minyak di kulit untuk memproduksi sebum secara berlebihan. Akibatnya, pori-pori menjadi lebih mudah tersumbat dan memicu peradangan. “Manifestasi dermatologis yang paling sering saya temui akibat stres adalah jerawat yang dipicu oleh stres,” kata McDonald.

2. Penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis mudah kambuh Stres juga dapat memperburuk berbagai penyakit kulit kronis seperti eksim, psoriasis, atau rosacea. Pada orang yang memiliki kondisi tersebut, tekanan emosional dapat memicu peradangan sehingga gejala menjadi lebih parah dibanding biasanya. “Banyak kondisi kulit seperti eksim dan psoriasis akan kambuh ketika seseorang mengalami stres, sehingga saya sering melihat gejalanya memburuk,” ujar dokter kulit Dr. Aleta Simmons.

3. Mata sembab dan kantung mata yang lebih menonjol Area di sekitar mata juga dapat menunjukkan tanda-tanda stres yang cukup jelas. Kadar kortisol yang meningkat dapat menyebabkan tubuh menahan sodium dan cairan.  Ketika kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan kurang tidur, maka area bawah mata menjadi bengkak dan terlihat sembab. “Saya sering melihat tanda stres pada area bawah mata. Kortisol yang meningkat dapat menyebabkan retensi cairan, dan jika disertai gangguan tidur, hal itu dapat memicu pembengkakan,” jelas McDonald.

4. Lingkaran hitam di bawah mata Kurangnya waktu tidur dan kualitas istirahat yang buruk dapat membuat kulit di area bawah mata terlihat lebih gelap. Simmons mengatakan, gangguan tidur sering berkaitan erat dengan stres.

“Lingkaran hitam di bawah mata dapat menjadi tanda kurang tidur. Kita tahu bahwa stres sering berperan dalam gangguan tidur,” ujar Simmons. 5. Tekstur kulit terasa lebih kasar dan tidak rata Dokter kulit Dr. Lauren Moy mengungkap, kulit yang sedang berada dalam kondisi stres cenderung menjadi lebih reaktif terhadap produk perawatan maupun perubahan lingkungan. “Kulit yang mengalami stres sering menjadi lebih sensitif dan reaktif, sehingga teksturnya dapat terasa lebih kasar,” ujar Moy. Hal ini juga membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi dibanding biasanya.

6. Rambut rontok atau menipis Beberapa orang mengalami kerontokan rambut beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan setelah mengalami stres berat. Kondisi ini dikenal sebagai telogen effluvium.

McDonald mengatakan, pasien sering melaporkan rambut rontok dari akar setelah mengalami tekanan emosional atau kejadian besar dalam hidup. “Pasien sering mengatakan bahwa rambut mereka seperti rontok dari akar. Kondisi ini bisa dipicu oleh stres, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh penyakit, operasi, persalinan, kekurangan nutrisi, atau perubahan hormon,” jelasnya.

7. Kulit menjadi lebih sensitif dari biasanya Tanda lain dari stres adalah meningkatnya sensitivitas kulit terhadap produk yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah. Beberapa orang bahkan merasa produk perawatan yang biasa digunakan tiba-tiba terasa perih atau menimbulkan sensasi terbakar.

McDonald menjelaskan, kondisi ini terjadi karena ambang sensitivitas kulit menurun saat tubuh berada dalam stres. “Pasien sering berkata bahwa pelembab yang biasa mereka gunakan kini terasa perih atau menyengat. Bukan produknya yang berubah, tetapi kulit mereka yang menjadi lebih sensitif akibat reaksi stres,” tandas McDonald.




SUMBERhttps://lifestyle.kompas.com/read/2026/03/10/065000620/tanda-stres-pada-penampilan-muncul-jerawat-hingga-mata-sembab?page=2

Tanda Stres pada Penampilan, Muncul Jerawat hingga Mata Sembab Tanda Stres pada Penampilan, Muncul Jerawat hingga Mata Sembab  Reviewed by wongpasar grosir on 08.45 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.