Bahaya Menahan Buang Air Kecil saat Macet Mudik Lebaran

 


Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada dua gelombang, yakni 14-15 Maret dan 18-19 Maret.  Adapun jumlah pemudik tahun ini diproyeksikan mencapai 143 juta orang. Kemacetan panjang saat perjalanan mudik Lebaran seringkali tak terhindarkan. Dalam situasi jalanan yang padat dan sulitnya menemukan area istirahat, pemudik terpaksa menahan buang air kecil Namun, kebiasaan yang terpaksa dilakukan secara berulang selama perjalanan Lebaran ini ternyata menyimpan risiko kesehatan yang patut diwaspadai, terutama bagi fungsi saluran kemih. "Menahan pipis itu bisa menimbulkan beberapa kondisi medis tertentu. Tidak dianjurkan untuk menahan pipis terlalu sering, tapi kalau satu dua kali dengan interval 1-2 jam sih sebetulnya masih oke," jelas dr. Yosua Marulitua Manullang, M.Ked(PD)., Sp.PD dalam acara media gathering bersama Siloam Hospitals Mampang beberapa waktu lalu.

Menahan pipis saat terjebak macet mudik Risiko infeksi saluran kemih Kandung kemih manusia tidak dirancang untuk menahan volume cairan maksimal dalam durasi yang sangat lama. Menunda buang air kecil dapat menjadi pemicu utama perkembangbiakan bakteri.

"Apabila hal ini terjadi terus-menerus dan berulang, misalnya kita terjebak kemacetan, terus misalnya tidak menemukan rest area, bisa memicu infeksi saluran kencing," papar dr. Yosua. Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi ketika bakteri masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra, dan berkembang biak di kandung kemih. Kebiasaan menahan kencing terlalu lama membuat urine tertahan, sehingga memberikan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkoloni dan memicu peradangan. "Infeksi saluran kencing ini nantinya bisa membuat para pemudik enggak nyaman. Entah merasa di perut bagian bawah nyeri, anyang-anyangan, atau bahkan bisa sampai menimbulkan gejala yang tidak diinginkan seperti demam," terang dr. Yosua.

Ancaman bagi organ ginjal Selain anyang-anyangan, menahan pipis dalam perjalanan mudik ini membawa konsekuensi bagi organ ginjal.  "Efek untuk ginjal memang tidak langsung terjadi secara instan saat itu juga, namun bagi pemudik yang mengemudi, duduk terlalu lama, itu bisa menimbulkan kondisi aliran balik (urine), refluks yang bisa menyebabkan juga infeksi di bagian ginjal," ungkap dr. Yosua. Aliran balik urine ini sangat berbahaya karena kuman di saluran kemih bagian bawah dapat naik dan menginfeksi ginjal, suatu kondisi medis yang dikenal sebagai pielonefritis. "Fungsi ginjal turun secara drastis mungkin tidak ya, tapi ada potensi menyebabkan gangguan-gangguan ginjal seperti nyeri di bagian ginjal, kolik renal, atau infeksi saluran kencing," jelas dr. Yosua.

Jangan kurangi minum Dr. Yosua menegaskan bahwa menahan kencing sesekali masih tergolong wajar asalkan tidak menjadi kebiasaan dengan interval yang terlalu lama.

Walau bolak-balik buang air kecil bisa merepotkan, apalagi dalam perjalanan, tetapi tidak disarankan untuk membatasi minum.  "Jangan jadi takut untuk minum air putih karena asupan air putih penting. Lebih baik kita agak repot untuk pipis dibandingkan kita dehidrasi karena ginjal butuh cairan yang banyak," pungkas dr. Yosua.


Bahaya Menahan Buang Air Kecil saat Macet Mudik Lebaran Bahaya Menahan Buang Air Kecil saat Macet Mudik Lebaran  Reviewed by wongpasar grosir on 09.11 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.