WC Duduk Tingkatkan Risiko Wasir, Bagaimana dengan WC Jongkok?

 


Kebiasaan buang air besar (BAB) ternyata berpengaruh terhadap risiko terjadinya wasir atau hemoroid. Salah satu yang kerap disorot adalah penggunaan WC duduk, yang dinilai dapat meningkatkan tekanan di area anus jika tidak digunakan dengan benar. Dokter spesialis bedah umum RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, menjelaskan bahwa secara anatomi, posisi tubuh saat BAB memegang peranan penting dalam kelancaran pengeluaran feses. “Secara posisi anatomi, yang paling baik adalah jongkok, bukan duduk,” kata dr. Franky saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).

Jongkok adalah posisi alami BAB Menurut dr. Franky, posisi jongkok membuat rektum berada pada posisi yang lebih lurus, sehingga feses lebih mudah keluar tanpa perlu mengejan kuat.

Pada saat jongkok, rektum tidak tertekuk, sehingga feses bisa keluar. Sementara itu, ketika seseorang BAB di WC duduk, rektum tertekuk dan menyebabkan adanya tekanan berlebih pada pembuluh darah di sekitar anus. “Kalau duduk, ada sudut (rektum tertekuk). Makanya rata-rata orang mengejan (lebih keras). Coba perhatikan kalau BAB-nya duduk dengan jongkok, feses lebih mudah keluar saat jongkok,” jelas dr. Franky.

Durasi penggunaan WC duduk yang harus diperhatikan Selain jenis WC yang digunakan, dr. Franky juga menerangkan bahwa durasi penggunaan WC duduk harus diperhatikan. Risiko seseorang terkena wasir meningkat ketika posisi duduk disertai kebiasaan berlama-lama di kamar mandi, seperti BAB sambil bermain HP. “Yang penting diingat, BAB itu kalau sudah ingin BAB. Bukan menunggu di kamar mandi sambil pegang HP,” kata dia. Sebab, banyak orang tetap duduk di WC meski proses BAB sudah selesai. Ada pula yang belum terlalu sakit perut, tetapi tetap duduk di WC untuk “memberi sugesti” ke tubuh agar feses lekas dikeluarkan.

Kebiasaan ini membuat tekanan di area anus berlangsung lebih lama dan meningkatkan risiko pembengkakan pembuluh darah. Karena itu, selain memperhatikan posisi BAB, menjaga durasi di toilet juga menjadi bagian penting dari pencegahan wasir.


WC Duduk Tingkatkan Risiko Wasir, Bagaimana dengan WC Jongkok? WC Duduk Tingkatkan Risiko Wasir, Bagaimana dengan WC Jongkok? Reviewed by wongpasar grosir on 09.01 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.