Nasib Sial Sopir Travel Asal Klaten, Kena Palak dan Diancam Sajam di Jakarta

 



Putra ke Jakarta sebenarnya hanya melancong selepas menghadiri kondangan bersama keluarga besarnya di Bogor. Putra berangkat bersama saudaranya dari Klaten, Jawa Tengah. Namun mobil travelnya diadang enam orang. Para pemalak meminta uang Rp 500.000 serta merusak spion kanan mobilnya. "Sampai di Kapuk kolong jembatan itu, saya diberhentiin sama enam orang. Dikepung dari kiri tiga orang, dari kanan tiga orang," kata Putra saat dihubungi, Selasa (18/2/2025) pagi.

Sempat Ingin Melawan 

Putra dan para penumpang di dalam travelnya sempat ingin melawan para pemalak itu. Tapi dia melihat para pemalak membawa pisau.


Putra melihatnya sendiri bahwa ada dua pisau berukuran cukup besar yang dibawa oleh dua orang pelaku. "Bawa pisau, pisau lumayan agak gede sih," kata dia.



Dia akhirnya melobi pemalak dengan memberikan uang Rp 100.000. Pemalak memaksa untuk membayar Rp 500.000 sebagai uang keamanan. "Mereka bawa sajam. Saya sempat mau ngelawan, tapi enggak berani. Orang dia bawa sajam, takutnya saya lawan nanti saya kena luka sajamnya itu," tambah dia. Putra akhirnya memutuskan untuk menancap mobilnya dan meninggalkan enam orang itu. Namun para pemalak tetap mengejar mobil Putra. Kemudian Putra segera masuk ke gerbang tol. Selepas itu, tidak ada pemalak yang berani mengejarnya kembali. 

Pelaku Ditangkap

 Keesokan harinya, Putra kembali lagi ke Jakarta untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Cengkareng. Dia datang sendiri ke Polsek Cengkareng untuk melaporkan kerusakan mobil yang dialami dan kerugian materiilnya. Polisi akhirnya menangkap AZ (17), satu dari enam pemalak mobil Putra.





Nasib Sial Sopir Travel Asal Klaten, Kena Palak dan Diancam Sajam di Jakarta Nasib Sial Sopir Travel Asal Klaten, Kena Palak dan Diancam Sajam di Jakarta Reviewed by wongpasar grosir on 09.38 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.