Ironi Kasus dr Icha, Pasiennya Sembuh, Dia Justru Meninggal Usai Diintimidasi

 


Kasus meninggalnya dr Eliza Priscila Utami Pakaenoni atau dr Icha usai diduga diintimidasi tiga Anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi ironi. Sebab, pasien korban gigitan ular, yang merupakan keponakan dari Anggota DPRD TTU Therensius Lazakar, telah sembuh usai menjalani perawatan di RS Leona. Sementara dr Icha, tenaga medis yang menanganinya justru ditemukan meninggal gantung diri. Sebelum itu, ia disebut mengalami tekanan psikologis usai diduga diintimidasi Anggota DPRD TTU. Diketahui, selain Therensius dari Partai Golkar, dua Anggota DPRD TTU lain yang diduga ikut mengintimidasi dr Icha ialah Norbertus Tubani dari PKB dan Veronika Lake dari PDIP.

Pasien Sudah Sehat Kuasa hukum keluarga dr Icha, Victor Manbait mengatakan bahwa pasien tersebut saat ini telah pulih dan dalam kondisi sehat.

Victor menjelaskan, pasien berusia 19 tahun itu mengalami gigitan ular pada Jumat (12/6/2026). Namun, dia mengatakan, pasien baru dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu setelah mengalami keterlambatan penanganan karena saat itu hari libur dan dokter bedah di rumah sakit pemerintah itu tidak masuk.

Hingga akhirnya, pasien tersebut dibawa dan ditangani di RS Leona Kefamenanu. “Pasien itu digigit hari Jumat dan baru dibawa ke RSUD beberapa waktu kemudian. Saat tiba di rumah sakit, sudah dilakukan pemeriksaan dan penanganan awal,” ujar Victor, Selasa (30/6/2026), dilansir dari Kompas.com. Dia menyebut, pasien mulai menjalani perawatan di RSUD Kefamenanu pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 12.50 Wita.

Setelah mendapatkan penanganan awal, pasien kemudian dirujuk ke RS Leona pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 Wita untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Kemudian, pada malam hari, terjadilah dugaan intimidasi terhadap dr Icha selaku dokter jaga IGD yang dilakukan tiga anggota DPRD TTU sebagaimana telah diinformasikan sebelumnya. Lalu, pasien menjalani perawatan di RS Leona hingga Senin, 15 Juni 2026. Pada pagi hari itu, keluarga pasien mengajukan permintaan agar pasien diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Pasien sekarang sudah sehat,” tukas Victor.

Sebelumnya, salah satu Anggota DPRD TTU, Norbertus juga telah menyampaikan bahwa pasien sudah membaik setelah menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit.

“Pasien sudah membaik setelah tiga hari dirawat di rumah sakit. Sekarang pasien sudah kembali ke rumahnya di Kiupukan (Kecamatan Insana, Kabupaten TTU),” ungkapnya, Minggu (21/6/2026), dilansir dari Kompas.com. Sebelum pulang, mereka mengaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada Direktris RSU Leona, dr Icha, dan semua tenaga medis yang berada di IGD.

Usai Diintimidasi, dr Icha Dirawat 6 Hari Bagi pasien dan Anggota DPRD TTU, permasalahan sudah selesai. Namun hal ini tidak berlaku bagi dr Icha. Karena ia mengalami tekanan psikologis yang berat usai diintimidasi. Dilansir dari Kompas.com, paman dr Icha, Fabianus Banase menjelaskan, dr Icha sempat menjalani perawatan medis selama sekitar enam hari sejak 15 Juni 2026.



SUMBERhttps://regional.kompas.com/read/2026/07/01/071513278/ironi-kasus-dr-icha-pasiennya-sembuh-dia-justru-meninggal-usai-diintimidasi?page=2

Ironi Kasus dr Icha, Pasiennya Sembuh, Dia Justru Meninggal Usai Diintimidasi Ironi Kasus dr Icha, Pasiennya Sembuh, Dia Justru Meninggal Usai Diintimidasi  Reviewed by wongpasar grosir on 08.49 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.