Menjaga tekanan darah tetap stabil tidak hanya dapat dilakukan dengan mengurangi konsumsi garam atau rutin berolahraga. Pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari juga berperan penting dalam membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Ahli gizi Dani Lebovitz, M.S., RDN, mengatakan bahwa makanan dan minuman dapat memengaruhi berbagai faktor yang berkaitan dengan tekanan darah, mulai dari keseimbangan cairan dalam tubuh hingga fungsi pembuluh darah. Jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang dapat memengaruhi jumlah cairan tubuh, keseimbangan mineral penting seperti natrium dan kalium, kinerja pembuluh darah, hingga kondisi kesehatan lain yang berkaitan dengan tekanan darah dan kesehatan usus. Para ahli gizi mengatakan sejumlah minuman dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Lantas, minuman apa sajakah itu?
Minuman yang dapat bantu jaga tekanan darah Sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (18/6/2026), berikut beberapa minuman yang dapat membantu menjaga tekanan darah. 1. Jus prune Prune merupakan buah yang kaya akan antioksidan, serat, dan kalium. Kandungan nutrisi tersebut membuat jus prune menjadi salah satu minuman yang berpotensi membantu menjaga tekanan darah. Dalam satu cangkir jus prune kalengan terkandung sekitar 2,5 gram serat dan 707 miligram kalium. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 27 persen kebutuhan harian kalium yang direkomendasikan bagi perempuan. "Penelitian menunjukkan bahwa asupan serat yang lebih tinggi dikaitkan dengan tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik, dan bukti yang muncul menunjukkan bahwa mikrobioma usus juga dapat berperan dalam pengaturan tekanan darah," kata Lebovitz. Menurut dia, kandungan serat dalam prune tidak hanya bermanfaat bagi sistem pencernaan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah.
2. Teh hibiscus Teh hibiscus atau teh kembang sepatu juga termasuk minuman yang kerap direkomendasikan untuk membantu menjaga tekanan darah. Kandungan polifenol di dalam bunga hibiscus diketahui dapat membantu merelaksasi pembuluh darah sehingga tekanan darah berpotensi menurun. Selain itu, beberapa senyawa yang terkandung dalam kembang sepatu juga dapat membantu menghambat enzim yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.
Untuk memperoleh manfaat yang optimal, Lebovitz menyarankan teh hibiscus diseduh selama 5 hingga 10 menit.
Waktu penyeduhan tersebut dinilai cukup untuk membantu mengeluarkan rasa sekaligus berbagai senyawa tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan.
3. Jus delima Buah delima mengandung berbagai senyawa antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah. Nutrisionis Payton Brewer, M.S., RD, CPT menjelaskan bahwa buah delima mengandung punicalagin dan antosianin, dua jenis antioksidan yang diketahui dapat membantu menjaga elastisitas arteri. Selain itu, kedua senyawa tersebut juga dapat membantu menghambat aktivitas enzim pengubah angiotensin yang berperan dalam memengaruhi tekanan darah. Brewer mengatakan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi delima secara rutin berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik.
Untuk memperoleh manfaat yang lebih maksimal, ia menyarankan masyarakat memilih jus delima tanpa tambahan gula.
4. Jus bit Bit dikenal sebagai salah satu sumber nitrat alami yang cukup tinggi. Menurut Lebovitz, setelah dikonsumsi, nitrat akan diubah tubuh menjadi oksida nitrat yang membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar. Kondisi tersebut memungkinkan darah mengalir lebih lancar sehingga tekanan darah dapat menurun. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi jus bit setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan, terutama pada orang yang mengalami hipertensi. Menurut Lebovitz, konsumsi sekitar 2,5 hingga 8 ons jus bit per hari sudah dapat memberikan manfaat yang berarti bagi tekanan darah dan kesehatan jantung. Karena memiliki rasa yang cukup kuat dan khas, jus bit dapat dipadukan dengan bahan lain seperti apel, lemon, atau jahe agar lebih mudah dikonsumsi.
5. Jus jeruk Jus jeruk juga menjadi salah satu minuman yang dinilai baik untuk membantu menjaga tekanan darah. Ahli gizi Lauren Manaker, M.S., RDN, LD mengatakan bahwa buah jeruk mengandung hesperidin, yaitu flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Menurut sebuah penelitian, konsumsi sekitar 500 mililiter jus jeruk atau jus jeruk yang diperkaya hesperidin setiap hari selama 12 minggu berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan tekanan nadi pada individu dengan hipertensi pra dan hipertensi stadium 1.
"Para peneliti juga mencatat bahwa versi yang diperkaya hesperidin menunjukkan manfaat akut setelah hanya satu dosis, dengan efek yang lebih kuat muncul setelah asupan berkelanjutan dari waktu ke waktu," kata Manaker.
Ia menambahkan, mengonsumsi segelas kecil jus jeruk saat sarapan atau setelah berolahraga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mendukung upaya menjaga tekanan darah tetap sehat. 6. Teh Hijau Selama ini, teh hijau dikenal luas sebagai salah satu minuman yang baik untuk membantu menjaga tekanan darah. Kandungan katekin di dalamnya diketahui dapat membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga aliran darah dapat berlangsung lebih lancar.
Lebih lanjut, selain mengonsumsi berbagai minuman tersebut, orang dengan tekanan darah tinggi juga dianjurkan menerapkan pola hidup sehat. Contoh pola hidup sehat antara lain rutin berolahraga, mengelola stres, membatasi asupan natrium, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Tidak ada komentar: